PayrollBozz | FEATURES Reprimand ID
19254
page-template-default,page,page-id-19254,ajax_fade,page_not_loaded,,qode-title-hidden,qode-child-theme-ver-1.0.0,qode-theme-ver-7.6.1,wpb-js-composer js-comp-ver-5.1,vc_responsive
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Pemberian Sanksi Karyawan


Kinerja dan perilaku karyawan diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pencapaian tujuan dan sasaran perusahaan. Ketika kinerja atau perilaku karyawan tidak memuaskan maka perusahaan perlu mengambil tindakan korektif kepada karyawan. Tindakan korektif yang diambil akan mengikuti proses hukuman progresif berdasarkan situasi dari perilaku yang tidak pantas atau kinerja yang tidak memuaskan seperti membuang kesempatan untuk menyelesaikan tugas namun memilih untuk tidak melakukannya. Tindakan korektif tersebut bisa berupa teguran hingga pemberian sanksi karyawan berdasarkan peraturan yang berlaku di perusahaan. Kebanyakan perusahaan memberikan teguran dan sanksi melalui kertas surat resmi yang ditujukan kepada karyawan yang bersangkutan. Adapun teguran yang diberikan biasanya berupa surat peringatan yang dibagi menjadi dua hingga tiga jenis. Surat peringatan pertama atau SP1 merupakan teguran sederhana, sedangkan surat peringatan kedua atau SP2 adalah teguran dengan sanksi yang berlaku di perusahaan dan surat peringatan ketiga atau SP3 adalah surat peringatan yang menyertakan keterangan pemutusan kerja kepada karyawan yang bersangkutan. Proses pengeluaran surat peringatan memungkinkan melalui tahapan yang kompleks, seperti misalnya apabila karyawan tidak masuk kerja lebih dari 5 kali dalam sebulan maka pihak yang lebih dulu mengetahui hal tersebut adalah HRD berdasarkan log summary, kemudian pelanggaran tersebut diusulkan kepada supervisor karyawan tersebut atau anggota berwenang untuk mengeluarkan surat peringatan dengan sanksi kepada karyawan bersangkutan. Surat peringatan tersebut dicetak oleh pihak berwenang dalam perusahaan untuk menindaklanjuti pelanggaran karyawan yang kemudian dicatat secara terpisah oleh bagian HRD. Karyawan yang mendapatkan surat peringatan tidak dapat menolak dan mencegah pemberian sanksi tersebut sehingga sampai diturunkannya surat peringatan tersebut, karyawan akan mendapat kerugian atas sanksi yang diberikan, juga perusahaan yang merugi karena pelanggaran oleh karyawan tersebut.

 

Berbeda dengan metode konvensional, PayrollBozz menyediakan fitur digital untuk memudahkan pemberian sanksi karyawan oleh perusahaan. PayrollBozz menyederhanakan tahapan-tahapan pengeluaran surat peringatan dengan memberikan otorisasi kepada supervisor untuk secara langsung memberikan peringatan atau teguran melalui pesan notifikasi di akun kepada karyawan bawahan yang melakukan pelanggaran. Supervisor dapat mengatur jangka waktu teguran dan sanksi yang diberikan kepada karyawan bersangkutan yang kemudian akan tercatat pada history karyawan tersebut. Adapun teguran dan pemberian sanksi yang diberikan Supervisor mengacu pada informasi-informasi realtime yang telah terintegrasi dengan catatan absensi karyawan, tenggat waktu tugas, dan informasi rawan pelanggaran lainnya berdasarkan peraturan perusahaan. Teguran yang diberikan dapat bersifat informal sehingga memungkinkan Supervisor melakukan tindakan preventif dengan mencegah terjadinya sanksi lebih lanjut yang menyebabkan kerugian bagi perusahaan dan karyawan bersangkutan.

[huge_it_slider id=”11″]

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
Free WordPress Themes, Free Android Games