Kalkulator Gaji Prorata
Hitung gaji proporsional (prorata) untuk karyawan yang mulai bekerja atau berhenti di tengah bulan. Metode yang dipakai adalah metode hari kerja: gaji sebulan × (hari kerja yang dijalani ÷ total hari kerja pada bulan tersebut), dengan hari kerja Senin–Jumat.
Cara kerja kalkulator ini
Kalkulator menghitung total hari kerja (Senin–Jumat) pada bulan dari tanggal mulai, dikurangi hari libur nasional yang Anda masukkan, lalu menghitung berapa hari kerja yang benar-benar berada dalam rentang tanggal mulai sampai tanggal terakhir bekerja. Gaji prorata = gaji sebulan × hari kerja dijalani ÷ total hari kerja sebulan. Metode hari kerja adalah metode yang paling umum dipakai perusahaan di Indonesia; sebagian perusahaan memakai metode hari kalender — hasilnya dapat sedikit berbeda.
Pertanyaan umum seputar gaji prorata
Kapan gaji prorata dipakai?
Saat karyawan mulai bekerja tidak pada tanggal 1, berhenti (resign/PHK/pensiun) sebelum akhir bulan, atau mengambil cuti di luar tanggungan (unpaid leave) selama beberapa hari kerja dalam sebulan.
Apakah tunjangan ikut diprorata?
Tunjangan tetap umumnya ikut dihitung proporsional bersama gaji pokok. Tunjangan tidak tetap (uang makan, transport) biasanya dibayar berdasarkan kehadiran aktual, bukan diprorata.
Bagaimana dengan iuran BPJS pada bulan prorata?
Iuran BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan umumnya tetap dihitung dari upah yang dilaporkan; pada bulan pertama/terakhir, praktik perusahaan dapat berbeda — pastikan konsisten dengan pelaporan ke BPJS.
Karyawan masuk dan keluar tiap bulan bikin payroll rumit?
PayrollBozz menghitung gaji prorata, gaji penuh, lembur, dan potongan otomatis dari data absensi — tanpa hitung manual per karyawan.
Jadwalkan Demo Produk