Kalkulator PPh 21 (Metode TER)
Hitung potongan PPh 21 gaji karyawan dengan Tarif Efektif Rata-rata (TER) sesuai PP 58/2023 & PMK 168/2023 yang berlaku sejak 1 Januari 2024. Cukup masukkan penghasilan bruto sebulan dan status PTKP — kalkulator otomatis menentukan kategori TER (A, B, atau C) dan tarifnya.
Cara kerja kalkulator ini
Kalkulator memakai tabel TER bulanan resmi dari lampiran PP 58/2023 jo. PMK 168/2023 (44 lapisan untuk kategori A, 40 lapisan untuk kategori B, 41 lapisan untuk kategori C). Status PTKP dipetakan ke kategori: A = TK/0, TK/1, K/0 · B = TK/2, TK/3, K/1, K/2 · C = K/3. Hasil potongan dibulatkan ke bawah ke rupiah penuh, sesuai ketentuan pemotongan.
Pertanyaan umum seputar TER PPh 21
Apa itu metode TER PPh 21?
TER (Tarif Efektif Rata-rata) adalah metode pemotongan PPh 21 bulanan yang berlaku sejak 1 Januari 2024. PPh 21 dihitung cukup dengan mengalikan tarif efektif pada lapisan penghasilan bruto bulanan karyawan — tanpa menghitung PTKP, biaya jabatan, dan iuran pensiun setiap bulan.
Bagaimana cara menentukan kategori TER A, B, atau C?
Dari status PTKP karyawan: kategori A untuk TK/0, TK/1, dan K/0; kategori B untuk TK/2, TK/3, K/1, dan K/2; kategori C untuk K/3.
Apakah TER dipakai untuk 12 bulan penuh?
Tidak. TER dipakai Januari–November. Pada masa pajak Desember, PPh 21 dihitung ulang dengan tarif progresif Pasal 17 UU PPh atas penghasilan neto setahun, dikurangi total PPh 21 yang sudah dipotong Januari–November. Selisihnya bisa kurang bayar atau lebih bayar.
Berapa tarif TER harian untuk pegawai tidak tetap?
Bruto harian sampai Rp450.000 → TER 0%; di atas Rp450.000 sampai Rp2.500.000 → TER 0,5%. Di atas Rp2.500.000 per hari, pemotongan memakai tarif Pasal 17 UU PPh.
Capek hitung PPh 21 karyawan satu per satu?
PayrollBozz menghitung PPh 21 (metode TER), BPJS, dan THR otomatis untuk seluruh karyawan — selesai dalam hitungan menit, bukan hari.
Jadwalkan Demo ProdukKalkulator ini membutuhkan JavaScript. Rumus: PPh 21 = Tarif Efektif (TER) × Penghasilan Bruto, sesuai PP 58/2023 & PMK 168/2023.